Pilih Mana?

Manusia makan pisang, monyet juga makan pisang, namun tentu keduanya berbeda.

Ada dari manusia yang hobi makan pisang yang dulu dirubah menjadi kera, namun tidak ada dari kera yang hobi makan pisang dirubah wujud menjadi manusia.

mungkin ini alasan sebagian manusia yang memperjuangkan teori bahwa manusia berasal dari kera.

namun di dunia kera setahu saya tidak ada doktri bahwa mereka berasalkan dari manusia.

Ketika saya berbicara di salah satu perguruan tinggi di kota Banyuwangi, ada dari peserta yang bertanya: dalam al qur’an disebutkan bahwa manusia pertama adalah nabi Adam, alaihissalam. Namun dalam pelajaran biologi di ajarkan bahwa manusia berasalkan dari kera.

saya jawab dengan berkata: betul demikian adanya, saya juga pernah diajari demikian, namun setahu saya, dalam teori darwin disebutkan bahwa ada mata rantai evolusi yang hilang, yaitu manusia yang berubah kembali menjadi kera. saya kawatir, orang-orang yang masih percaya dengan teori semacam ini, sejatinya sedang berevolusi, wujudnya manusia namun nalar dan perilakunya seperti kera. Karena itu saya hingga mati akan percaya bahwa nenek moyang saya adalah seorang Nabi, yaitu Adam alaihissalam, karena itu saya berusaha dan selalu berdoa agar dapat meniru ayah pertama saya yaitu mengakui ALlah sebagai Pencipta saya dan saya akan terus berusaha untuk beribadah dan mengabdi hanya kepada-Nya. Adapun anda sekalian, maka anda semua bebas untuk memilih, merasa sebagai keturunan kera dan bangga meniru perilaku kera, atau merasa sebagai keturunan nabi Adam dan berusaha untuk meniru perilakunya yaitu beribadah hanya kepada Allah. Selamat menentukan pilihan.

Status Dr. M. Arifin Badri, M.A

Advertisements

It’s Me!

It's Me!!

kena candid juga akhirnya

mencoba menjadi seorang “Director of Photography (DOP)” atau seorang penata kamera untuk rekaman acara tausiyah ringkas. program acaranya http://yufid.tv .. cukup cape hari itu, naik turun bukit, untuk dapet spot yang menarik.. dan yang lebih berat lagi, saya bertanggung jawab dengan hasil gambar yang direkam oleh sang kameramen, kalo hasilnya jelek.. udah, dimarahin sama produsernya 😀

Lokasi: Pantai gesing – Gunung kidul – Jogjakarta – indonesia

Rrrr.. Machaaannn..!!!

Harimau Sumatra (Panthera tigris sumatrae) hanya ditemukan di Pulau Sumatra di Indonesia, merupakan satu dari enam sub-spesies harimau yang masih bertahan hidup hingga saat ini dan termasuk dalam klasifikasi satwa kritis yang terancam punah (critically endangered) dalam daftar merah spesies terancam yang dirilis Lembaga Konservasi Dunia IUCN. Populasi liar diperkirakan antara 400-500 ekor, terutama hidup di Taman-taman nasional di Sumatra. Uji genetik mutakhir telah mengungkapkan tanda-tanda genetik yang unik, yang menandakan bahwa subspesies ini mungkin berkembang menjadi spesies terpisah, bila berhasil lestari.
Penghancuran habitat adalah ancaman terbesar terhadap populasi saat ini. Pembalakan tetap berlangsung bahkan di taman nasional yang seharusnya dilindungi. Tercatat 66 ekor harimau terbunuh antara 1998 dan 2000.
sumber: id.wikipedia.org/wiki/Harimau_sumatera